Beranda > NEW'S > Orang Sibuk Sebenarnya Orang Yang Disibukan Dengan Kata-kata Saya Sibuk

Orang Sibuk Sebenarnya Orang Yang Disibukan Dengan Kata-kata Saya Sibuk

Mungkin ketika orang membaca judul diatas ada sebagian orang yang merasa bahwa itu tidak benar, saya memang benar-benar sibuk, tapi menurut penulis sebenarnya orang sibuk adalah orang yang terlalu disibukan dengan kata saya sibuk. Mengapa demikian? Penulis melihat banyak sekali orang-orang yang sibuk tidak pernah menyelesaikan apa yang seharusnya diselesaikan oleh mereka. Penulis banyak sekali mendapatkan suatu kenyataan dalam kehidupan ini, suatu contoh yang mungkin sering kita temui seorang yang sudah menjadi tenaga pendidik yang sudah dianggap professional. Dengan banyaknya aktifitas yang mereka lakukan: mengajar di kampus inilah di kampus itulah, ngisi seminar di tempat ini, di tempat itu, dengan bannyaknya kegiatan tersebut mereka biasanya tidak menyelesaikan apa yang seharusnya mereka selesaikan. Pendidik tersebut masuk misalkan di Universitas 1 baru aja ngisi dia bilang maaf saya hanya bisa mengisi sekian menit karena saya harus menghadiri sesuatu, ketika dia menghadiri sesuatu itu di tempat itu pula si sibuk itu berkata lagi maaf saya hanya bisa hadir sebentar soalnya saya harus pergi ada kuliah di tempat lain, dan terus aja seperti itu.

Sebenarnya hal tersebut tentu tidak semuannya dilakukan oleh semua orang, hal ini dilakukan hanya oleh sebagian orang yang menganggap dirinya hebat kalau mereka banyak sekali agenda kegiatannya. Tapi menurut penulis orang yang hebat adalah orang yang mampu menyelesaikan pekerjaannya dengan penuh tanggung jawab. Sedikit tulisan ini sebenarnya hanya suatu bentuk dari sedikit rasa prihatin penulis terhadap para pendidik yang hanya berfungsi sebagai pengajar saja bukan sebagai pendidik yang benar-benar mendidik. Mereka hanya menyampaikan saja meteri yang seharusnya mereka sampaikan tanpa melihat sebenarnya ada tanggung jawab yang lebih besar yang harus mereka emban.

Kategori:NEW'S
  1. September 28, 2009 pukul 4:23 pm

    keyword yang pas adalah perencanaan dan prioritas..
    penyusunan skala prioritas beserta perencanaan kehadiran dan timeline pengerjaan..
    bisa kok kelihatan tidak sibuk, tergantung seberapa luas kapasitas hati kita..
    just opinion..
    Salam hangat

    • Iim Al Imron
      Oktober 1, 2009 pukul 12:56 pm

      Oke ! setuju banget tuch… thank’s ya… good opinion

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: